Sejarah Fotografi Dunia

  Sejarah Fotografi Dunia

Hal yang tak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi fotografi adalah peran pilsuf Yunani, Aristoteles dan Alhazen. Aristoteles pada 336 Sebelum Masehi, mengungkapkan kalau cahaya yang melewati lubang berukuran kecil bisa menghasilkan gambar. Teknologi ini menjadi prinsip dasar dalam teknik fotografi.


Selanjutnya, Alhazen yang hidup pada rentang antara 965-1039 menulis buku berjudul Al-Manazir yang di dalamnya berisi teori tentang fenomena optik. Bradley Steffens mengungkapkan kalau Al-Manazir merupakan buku pertama dunia yang di dalamnya terdapat penjelasan mengenai sistem kerja kamera obscura (kamar gelap). Kamera ini memiliki bentuk yang sederhana berupa sebuah ruangan yang dilengkapi dengan lubang kecil sebagai tempat untuk masuknya cahaya. Sejak itu, para ilmuwan berlomba-lomba untuk terus mengembangkan kamera obscura.


Pada tahun 1727, professor anatomi dari Jerman yang bernama Johann Heinrich Schulze menggunakan silver nitrate dalam eksperimennya yang kemudian ditemukan bahwa kapur tulis yang dicelupkan ke dalam senyawa kimia ini akan berubah menjadi hitam ketika terekspose sinar matahari sedangkan bagian yang tak terkena sinar matahari tetap berwarna putih. Penemuan tersebut membuka pengetahuan baru dalam dunia fotografi. Pada tahun 1826, Joseph Nicephore Niepce menjadi tokoh yang pertama kali menghasilkan cetakan foto dalam sejarah fotografi, dicetak di atas permukaan logam. Kemudian pada tahun 1833, Niepce bekerja sama dengan Louise Daguerre dalam mengembangkan teknologi fotografi. Lalu, French Academy of Science mengumumkan kamera Daguerrotype pada 9 Januari 1838. Nama dari kamera ini diambil dari penemunya.


Hingga pada tahun 1960, foto yang dihasilkan masih berupa foto hitam putih. Baru pada 1961, James Clerk Maxwell menjadi sosok yang memperkenalkan foto berwarna pertama di dunia. Selanjutnya, beragam metode dalam dunia fotografi terus bermunculan termasuk diantaranya adalah Eadweard Muybridge yang menemukan metode pemotretan gambar bergerak yang menjadi cikal bakal video.


George Eastman pada tahun 1885 menjadi pendiri dari Kodak yang dikenal sebagai salah satu perusahaan kamera terbesar hingga akhirnya tutup pada 2012. Selanjutnya ada Oskar Barnack yang menciptakan film 35 mm dan dikenal sebagai pendiri Leica. Dengan bentuknya yang ringkas, tak heran kalau banyak momen bersejarah dunia yang didokumentasikan menggunakan kamera Leica.


Perkembangan berikutnya adalah kemunculan kamera SLR pertama dunia yang terjadi pada tahun 1949. Pada tahun 1957 muncul foto pertama yang memanfaatkan scan digital. Berikutnya pada tahun 1975, Steve Season yang merupakan karyawan dari Kodak, menjadi penemu kamera digital pertama. Sejarah fotografi berkembang kiat pesat setelah era tahun 1990-an dengan bermunculannya kamera mirrorless, smartphone, dan beragam jenis kamera lainnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komposisi Dalam Fotografi